Senin, 17 Maret 2008

Dukun, Penasihat Spiritual?

Pada mulanya, DUKUN itu sebenarnya adalah orang yang suka menolong. Dia mempunyai keahlian di bidang pengobatan penyakit tertentu. Sesudah menolong dia tidak pernah minta duit bayaran, bahkan ada DUKUN yang pantang dibayar konon karena keahliannya bisa hilang. Itu semacam perjanjian tidak tertulis dari pewaris keahliannya itu.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) pada halaman 279 memberi arti pada kata DUKUN sebagai orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dsb). Dengan begitu, DUKUN dapat berarti positif (baik karena suka menolong) dapat pula berarti negatif (jelek, bisa menghancurkan dengan jampi-jampi atau guna-guna).

Di kampung saya, dukun yang ahli dalam pengobatan patah tulang atau macam-macam penyakit yang mematikan sangat dihormati dan dihargai bukan dengan duit. Biasanya jika di rumah sakit umum kabupaten tidak ada dokter ahli bedah tulang maka DUKUN menjadi juru selamat, dan itu biasanya terbukti. Begitu juga dukun beranak selalu menolong ibu yang melahirkan tanpa pamrih.

Ibu saya pernah jatuh, dan karena sudah terlampau tua tulangnya retak dan engsel paha keluar dari piringannya di pinggul. Dokter umum menyerah karena tidak dapat berbuat apa-apa. Dia hanya menyarankan agar ibu saya dibawa ke rumah sakit di Jawa atau di Kupang karena di sana ada dokter ahli bedah tulang.

Apa lacur, uang tidak ada sementara penderitaan ibu semakin menjadi-jadi. Setelah satu minggu dirawat di rumah sakit saya terpaksa membawanya pulang ke rumah. Satu-satunya jalan, DUKUN pun dipanggil. Hanya dengan urutan tidak lebih dari selama sepuluh menit tulang sudah kembali normal dan tiga hari kemudian ibu saya sudah dapat berjalan kembali. Tidak ada duit yang keluar untuk ongkos sebab si dukun pun tak mau dibayar.

DUKUN beranak/bersalin juga begitu. Pertolongan DUKUN biasanya dilakukan dengan tulus ikhlas bagi siapa saja yang memerlukan, dan maut hanya bisa menjemput nyawa ketika ajal memanggil. Tidak ada sanksi hukum dan tidak ada tuntut-menuntut.

Di Pulau Palue, sebelah utara Kabupaten Sikka, Flores, hiduplah seorang DUKUN. Namanya Dami. Para dokter ahli di Kupang cuma bisa geleng-geleng kepala ketika Dami mengiris-iris lalu membuka dada pasiennya hanya dengan sebilah pisau kecil. Jantung pasiennya diaduk-aduk di depan mata banyak orang lalu dimasukkannya kembali ke tempatnya semula. Pasiennya tenang-tenang saja tanpa sedikit pun merasa sakit. Dadanya yang luka ditutup kembali dengan kapas, dan sesudah itu penyakit jantungnya pun lenyap, dan tentu saja pasiennya sehat sampai sekarang.

Kali lain, dengan pisau kecilnya itu Dami mencungkil mata pasiennya yang menderita katarak. Bola atau kornea mata pasiennya itu dia lepaskan dari kelopaknya dan diaduk-aduknya di dalam gelas berisi air putih. "Supaya bersih lagi," katanya.

Setelah itu, bola mata itu dimasukkan kembali ke tempatnya, lalu ditutup dengan kapas. Beberapa jam kemudian kapas dibuka dan pasien pun dapat kembali melihat secara normal. Anehnya, tak ada bekas luka pisau, atau pitak setelah sembuh.

Seorang wartawan harian Pos Kupang di NTT pernah pula dia bedah untuk menyembuhkan penyakit asma. Pernahkah Anda mendengar seorang dokter ahli membedah leher pasien yang menderita penyakit asma? Bahkan penyakit itu pun sampai kini, konon, tidak ada obatnya. Tetapi dukun Dami mengiris-iris leher wartawan itu dengan pisau kecilnya dan memotong daging di lehernya sampai berdarah-darah. Luka pasien ditutupnya dengan kapas hingga sembuh hanya dalam beberapa jam. Tidak ada bekas luka bedah, dan kenyataannya, wartawan itu sampai kini tidak pernah lagi menderita penyakit asma.

Keahlian DUKUN itu pernah diperagakannya di layar kaya TV-7 beberapa tahun yang lalu, ketika dia menusuk atau menoreh perut pasiennya tanpa sedikitpun terasa sakit, sedangkan darah kelihatan mengucur dari tubuh orang yang ditusuk dengan pisau itu. Ajaib? Dami sendiri mengatakan itu bukan ajaib, bukan pula sihir sebab dia penganut Katolik yang percaya pada Tuhan. Tak sepeser pun dia minta uang dari pasiennya sebagai bayaran.

Tetapi ketika zaman sudah modern, banyak orang hidup terjepit di tengah-tengah impitan krisis ekonomi. Orang lalu berurusan dengan dukun untuk minta petunjuk. Dukun yang seperti ini mengaku dapat menyelamatkan orang dari kesulitan tetapi dengan imbalan jutaan rupiah.

Kalau mau punya istri banyak dan cantik-cantik, bergegas-gegaslah ke DUKUN dan kalau sang istri cemburu karena tidak mau dimadu, DUKUN pun bisa mengatasi persoalan. Namanya DUKUN santet. Berapa duit dikeluarkan pasien, jutaan rupiah sudalah pasti. Hasilnya, rusak juga.

Lalu, Mama Lorent itu siapa, Ki Joko Bodo itu siapa? Di kampung saya, orang menyebutnya DUKUN juga. Namanya DUKUN ramal. Di Jakarta orang menyebutnya PARANORMAL yang keahliannya tentu saja beda dari PARAMEDIS.

Di samping itu ada Ki Gendeng Pamungkas. Yang satu ini mungkin masuk kategori tukang ramal, tetapi kerjanya "menyantet" juga asal dibayar. Tujuannya apa, tidak lain supaya rusak. Presiden George Bush dari Amerika Serikat pun dia santet supaya rusak acara pertemuan kepala negara di Bogor.

Peri bahasa berkata, "Dahulu parang sekarang besi, dahulu sayang sekarang benci". Mungkin itu dapat dikiaskan kepada pekerjaan DUKUN yang awalnya baik dan disayang tetapi sekarang sudah bisa digunakan untuk mencari uang dan membunuh orang.

Entah mengapa, Republik BBM (Benar-Benar Mabuk) di layar Metro TV mengangkat profesi DUKUN dan PARANORMAL itu dan mengubahnya supaya berkesan baik dan agung. Orang itu menjalankan tugasnya sebagai pembantu Presiden SBY (Si Butet Yogya).

Kalau diminta nasihatnya, dia selalu berkata, "Menurut penerawangan saya.....dst!" Hebatnya, hanya dengan kata "penerawangan" istilah DUKUN berubah menjadi PENASIHAT SPIRITUAL Hasilnya, rusak juga, sebab tidak ada yang benar. Orang cuma bisa terkekeh-kekeh dibuatnya.

Umbu Rey

2 komentar:

bpk muliadi mengatakan...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


suci andini mengatakan...

Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf jika postingan ini menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya yang mengubah kehidupan saya menjadi sukses. Perkenalkan terlebih dahulu saya Suci Andini tinggal di Riau,dulu saya berprofesi sebagai penjahit namun himpitan ekonomi yakni hutang piutang dalam membangun usaha saya kian semakin besar tapi saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap ikhtiar, pada suatu hari saya membuka buka internet tidak sengaja saya melihat postingan seseorang yang sama seperti keadaan saya tapi beliau sudah berhasil,beliau dibantu oleh Kyai H. Sakti Mangunkarso tanpa pikir panjang saya menghubungi beliau, saya diberikan pencerahaan dan solusi, pada awalnya saya ragu ragu tapi saya coba memberanikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar dan sekarang saya punya beberapa mini market dan penginapan didaerah Riau,terimah kasih saya ucapkan pada Kyai H. Sakti Mangunkarso sebab berkat beliau saya bisa seperti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau Kyai Sakti Mangunkarso beliau orangnya ramah ini nomor beliau 0852 1117 4125 ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb...