Sabtu, 09 Mei 2009

Besok, lusa, tulat, tubin

Seorang teman yang datang dari Jawa Tengah suatu ketika saya tanya," Mas, kapan tiba di Jakarta?" Dia menjawab dengan cepat, "Kemarin lusa!" Rupa-rupanya yang dimaksudkan dengan "kemarin lusa" itu adalah dua hari yang lalu.

Lazimnya kita menyebut sehari sesudah kemarin atau dua hari yang telah lewat itu adalah "kemarin dulu". Tetapi, kata itu --kemarin dulu-- agaknya sudah jarang sekali terdengar diucapkan, lantaran orang lebih suka menyatakan dengan angka pasti "dua hari yang lalu", atau tanggal dan hari kedatangannya. Mungkin karena sekarang ini sudah ada jam penunjuk waktu atau almanak yang tepat.

Anehnya, di Indonesia bagian barat, khususnya di Jakarta, kata "kemarin" itu bukan cuma menunjuk waktu sebelum hari ini. Tahun yang lalu pun sering disebut "tahun kemarin". Di Jawa Tengah, tahun depan itu sering disebut "tahun besok" tetapi tidak ada "tahun lusa". Celakanya, kata "lusa" sudah berubah menjadi dua hari yang lalu seperti pada contoh yang diebutkan oleh teman saya itu.

Ketika saya masih di kampung dulu, Pak Guru berkata bahwa "lusa" itu adalah dua hari yang akan datang, atau sehari setelah besok atau esok, sedangkan besok adalah sehari setelah hari ini.

Setiap orang dapat bercerita tentang hari kemarin dan kemarin dulu, sebab ketika itu mereka pernah mengalami suatu kejadian, tetapi tak seorang pun dapat bercerita tentang hari esok atau lusa, sebab hari-hari itu belum dilalui atau mungkin tidak akan pernah dialami kalau hari ini tiba-tiba "koit" atau "modar" menjemput .

Yang dapat bercerita tentang hari esok hanyalah Mama Laurent atau Ki Joko Bodo, tetapi dengan syarat KETIK REG (spasi) WETON. Itu pun cuma ramalan yang mungkin benar kalau kita percaya. Paling-paling yang dapat diceritakan pun "Hei, kamu tidak cocok kerja di air. Kamu lebih cocok jadi gembala kambing saja." Cita-cita saya adalah ingin jadi presiden, kenapa kok disuruh gembala kambing?

Akan jadi apakah kita pada hari-hari yang akan datang memang tidak pernah bisa dipastikan, tetapi nama waktu yang mungkin akan kita lalui itu sesungguhnya sudah pasti. Besok itu selalu ada ketika matahari terbit sesudah hari ini.

BESOK adalah sehari sesudah hari ini. Dua hari setelah hari ini pun akan ada kalau kita masih hidup, dan kita sebut itu LUSA. Yang saya sayangkan, pada umumnya orang Indonesia bagian barat hanya mengenal LUSA, yang disalahtafsirkan dengan "kapan-kapan" .

Soalnya, grup band bersaudara terkenal dari Tuban Jawa Timur bernama Koes Plus pernah menyanyikan lagu dengan judul KAPAN-KAPAN seperti ini:

Kapan-kapan ....aaaan
Kita bertemu lagi,
Kapan-kapan ....aaaan
Kita bertemu lagi
Mungkin LUSA ....aaa
atau di lain hari dst.

Perhatikan frasa "atau di lain hari". Tidak jelas benar, bukan? Kapankah di lain hari itu? Kalau kita sekalian ingin melalui hari-hari yang akan datang lebih lanjut, maka ikuti saya.

Setelah hari ini Anda akan memasuki BESOK, dan dua hari yang akan datang, yakni sehari setelah BESOK Anda akan memasuki LUSA. Jika Anda ingin terus hidup, maka sehari setelah LUSA Anda akan masuk ke dalam hari yang disebut TULAT, dan pada hari yang keempat, yakni sehari setelah TULAT Anda akan sampai ke dalam hari yang disebut TUBIN.

Maka urut-urutan perjalanan waktu yang Anda tempuh adalah seperti ini:

Kemarin dulu --> kemarin --> hari ini --> besok (esok) --> lusa --> tulat --> tubin.

Dalam KBBI Pusat Bahasa (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan KUBI (Kamus Umum Bahasa Indonesia) susunan WJS Poerwadarminta, kata-kata tersebut sudah tercatat tetapi banyak orang tidak pernah tahu. Kata-kata yang sebutkan itu hanya lazim diucapkan oleh orang-orang di Indonesia bagian timur saja tetapi sekarang ini pun nyaris tak terdengar lagi.

I. Umbu Rey

2 komentar:

Rahmat Febrianto mengatakan...

Di Indonesia bagian timur ya pemakainya? Saya juga baru tahu karena di dalam KBBI tidak disebutkan asal kata-kata tersebut.
Silakan singgah ke http://katapekanini.blogspot.com

bpk muliadi mengatakan...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.